Gowa Kebagian Sekolah Rakyat, Wabup Nilai Jadi Peluang Besar Putus Mata Rantai Kemiskinan

GOWA 23 Jul 2026 16:53 3 min read 86 views By FZ

Share berita ini

Gowa Kebagian Sekolah Rakyat, Wabup Nilai Jadi Peluang Besar Putus Mata Rantai Kemiskinan
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyatakan Pemerintah Kabupaten Gowa siap mendukung penuh pelaksanaan program yang merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Program Sekolah Nasional Terintegrasi.

GOWA, ZATERANEWS.COM – Kabupaten Gowa menjadi salah satu daerah yang diproyeksikan memiliki Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) atau Sekolah Rakyat (SR), program pendidikan berasrama yang digagas pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka kemiskinan ekstrem.

 

Kepastian itu mengemuka saat Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menerima kunjungan Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BPPMPV) Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (KPTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Sungguminasa, Kamis (23/7/2026).

 

Bagi Gowa, program tersebut bukan sekadar penambahan fasilitas pendidikan baru. Kehadiran Sekolah Rakyat dinilai membuka peluang lebih besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan berkualitas melalui sistem pendidikan terintegrasi dan berasrama.

 

Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyatakan Pemerintah Kabupaten Gowa siap mendukung penuh pelaksanaan program yang merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Program Sekolah Nasional Terintegrasi.

 

Menurutnya, program tersebut memiliki irisan yang kuat dengan visi pembangunan sumber daya manusia yang selama ini dijalankan Pemkab Gowa melalui Program Caradde' atau Gowa Cerdas.

 

"Ini menjadi kesempatan besar bagi anak-anak di Kabupaten Gowa untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki," ujar Darmawangsyah.

 

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BPPMPV KPTK, Lismanto, mengungkapkan Sulawesi Selatan akan memiliki 15 Sekolah Nasional Terintegrasi yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota. Gowa menjadi salah satu daerah yang dipilih untuk mengembangkan model pendidikan tersebut.

 

Yang menarik, program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga dirancang sebagai instrumen sosial untuk membantu memutus rantai kemiskinan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.

 

Lismanto menjelaskan pihaknya ingin membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah agar implementasi program berjalan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing wilayah.

 

"Kami berharap melalui pertemuan ini dapat terbangun sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kabupaten Gowa sekaligus mengidentifikasi peluang dan kesiapan daerah dalam mengembangkan ekosistem pendidikan terintegrasi," katanya.

 

Rencananya, Sekolah Nasional Terintegrasi di Kabupaten Gowa akan dibangun di kawasan BPPMPV KPTK, Jalan Diklat, Desa Paccellekang, Kecamatan Pattallassang.

 

Pada tahap awal, sekolah tersebut akan membuka satu rombongan belajar tingkat SMP dan satu rombongan belajar tingkat SMA dengan total kapasitas 80 siswa.

 

Meski jumlahnya masih terbatas, kehadiran sekolah ini diharapkan menjadi model pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul sekaligus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat Gowa.

 

Jika berjalan sesuai target, Sekolah Rakyat di Gowa tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah di masa depan. (***)

 
 
Zatera News