Pemkab Gowa Gandeng BRI, Target PAD Rp307 Miliar Diburu Lewat Sistem Pembayaran Digital

GOWA 03 Aug 2026 18:06 2 min read 84 views By JN

Share berita ini

Pemkab Gowa Gandeng BRI, Target PAD Rp307 Miliar Diburu Lewat Sistem Pembayaran Digital
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) layanan perbankan berbasis API atau BRIAPI antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Gowa dan BRI di Kantor Bapenda Gowa, Senin (3/8/2026).

GOWA, ZATERANEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Gowa tidak hanya fokus mengejar peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga mulai membenahi sistem yang menopang penerimaan daerah. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mempercepat digitalisasi layanan pembayaran melalui kerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

 

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) layanan perbankan berbasis API atau BRIAPI antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Gowa dan BRI di Kantor Bapenda Gowa, Senin (3/8/2026).

 

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Gowa memperkuat tata kelola penerimaan daerah sekaligus mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran berbagai layanan daerah.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, menilai transformasi digital dalam sistem pembayaran menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Menurutnya, pemerintah daerah dituntut menghadirkan layanan yang cepat, aman, akurat, dan mudah diakses masyarakat.

 

Melalui integrasi sistem BRIAPI, proses pembayaran dan penerimaan daerah diharapkan menjadi lebih efisien, mempercepat rekonsiliasi transaksi, serta meningkatkan akurasi pencatatan pendapatan daerah.

 

“Kerja sama ini bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana membangun sistem pelayanan yang lebih baik dan memberi kemudahan bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Langkah digitalisasi ini juga menjadi bagian dari upaya mencapai target PAD sektor pajak daerah tahun 2026 yang ditetapkan sekitar Rp307 miliar.

 

Kepala Bapenda Gowa, Indra Wahyudi Yusuf, mengungkapkan bahwa kinerja pajak daerah dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren positif. Pada 2023 realisasi mencapai 100,41 persen dari target, tahun 2024 sebesar 100,26 persen, dan meningkat menjadi 104,69 persen pada 2025.

 

Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan penerimaan daerah. Namun, keberhasilan itu harus ditopang dengan sistem pembayaran yang semakin modern, transparan, dan terintegrasi.

 

Dengan pemanfaatan layanan BRIAPI, masyarakat diharapkan memperoleh akses pembayaran yang lebih mudah, sementara pemerintah dapat meningkatkan kualitas pengelolaan penerimaan daerah melalui proses yang lebih cepat dan akuntabel.

 

Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan High Level Meeting Pendapatan Daerah yang membahas strategi optimalisasi sumber-sumber penerimaan daerah.

 

Pemkab Gowa menilai penguatan pendapatan daerah tidak hanya bergantung pada peningkatan kepatuhan wajib pajak, tetapi juga pada kemampuan pemerintah menghadirkan sistem yang sederhana, mudah digunakan, dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.

 

Jika berjalan efektif, digitalisasi pembayaran ini tidak hanya berpotensi meningkatkan PAD, tetapi juga memperkuat fondasi fiskal daerah yang menjadi penopang berbagai program pembangunan di Kabupaten Gowa. (*)

Zatera News