Saat Pegawai Pajak Mengetuk Pintu Harapan Anak Panti di Makassar

MAKASSAR 20 Jul 2026 18:32 2 min read 79 views By admin

Share berita ini

Saat Pegawai Pajak Mengetuk Pintu Harapan Anak Panti di Makassar
Melalui kegiatan bertajuk DJP Peduli, para pegawai pajak membaur tanpa sekat dengan anak-anak binaan yayasan. Mereka menyerahkan bantuan dan santunan, namun yang lebih berkesan adalah ruang percakapan yang terbangun selama kegiatan berlangsung.

MAKASSAR, ZATERANEWS.COM --- Di balik tumpukan aturan, laporan, dan angka-angka penerimaan negara, ada sisi lain yang ditunjukkan keluarga besar Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara pada peringatan Hari Pajak 2026.

 

Senin (13/7/2026), jajaran Kanwil DJP Sulselbartra bersama Kantor Pelayanan Pajak (KPP) se-Makassar Raya menyisihkan waktu untuk hadir di Panti Asuhan Fahmi, Makassar. Bukan untuk urusan administrasi atau penerimaan negara, melainkan untuk berbagi perhatian, mendengar cerita, dan menguatkan mimpi anak-anak yang tengah berjuang menata masa depan.

 

Melalui kegiatan bertajuk DJP Peduli, para pegawai pajak membaur tanpa sekat dengan anak-anak binaan yayasan. Mereka menyerahkan bantuan dan santunan, namun yang lebih berkesan adalah ruang percakapan yang terbangun selama kegiatan berlangsung.

 

Anak-anak bercerita tentang sekolah, cita-cita, dan tantangan yang mereka hadapi. Sementara para pegawai pajak berbagi pengalaman hidup serta pesan-pesan penyemangat agar mereka tidak menyerah pada keadaan.

 

Kepala Kanwil DJP Sulselbartra, Imanul Hakim, yang hadir langsung bersama jajaran pejabat eselon III dan para Kepala KPP se-Makassar Raya, mengaku melihat semangat luar biasa dari anak-anak panti tersebut.

 

“Melihat semangat di mata anak-anak hari ini, saya seperti diingatkan kembali bahwa tidak ada kesuksesan yang instan. Saya sampaikan kepada mereka, jangan berkecil hati. Cita-cita yang besar itu tidak harus dicapai dalam satu lompatan besar, melainkan dirajut dari langkah-langkah kecil setiap hari,” ujarnya.

 

Kegiatan yang juga melibatkan Majelis Salahuddin DJP Kota Makassar itu berlangsung sederhana, namun menyimpan pesan yang mendalam. Bahwa setiap anak berhak memiliki mimpi dan kesempatan untuk meraihnya, apa pun latar belakang kehidupannya.

 

Beberapa jam kebersamaan mungkin terasa singkat. Namun bagi anak-anak yang menerima kunjungan tersebut, kehadiran para pegawai pajak menjadi pengingat bahwa ada banyak orang yang peduli dan percaya pada masa depan mereka.

 

Melalui DJP Peduli, Hari Pajak 2026 tidak hanya dimaknai sebagai momentum pengabdian kepada negara melalui penerimaan pajak. Lebih dari itu, menjadi ruang untuk menegaskan bahwa pelayanan kepada negeri juga dapat diwujudkan melalui kepedulian, empati, dan tangan yang terulur bagi mereka yang membutuhkan.

 

Sebab pada akhirnya, membangun Indonesia bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang menjaga harapan yang tumbuh di hati generasi penerus bangsa.

Zatera News