Sambut HUT RI ke-81, LDII Sulsel dan SPN Batua Bersihkan TMP Panaikang

MAKASSAR 14 Aug 2026 18:42 3 min read 66 views By Abdul Rahman

Share berita ini

Sambut HUT RI ke-81, LDII Sulsel dan SPN Batua Bersihkan TMP Panaikang
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan bersama Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua Polda Sulsel menggelar Kerja Bakti Nasional 2026 dengan mengusung tema “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri”.

MAKASSAR, ZATERANEWS.COM – Semangat gotong royong menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan melalui aksi nyata di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar, Jumat (14/8/2026).

 

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan bersama Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua Polda Sulsel menggelar Kerja Bakti Nasional 2026 dengan mengusung tema “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri”.

 

Sejak pagi, ratusan peserta dari unsur LDII, SPN Batua, dan masyarakat bergotong royong membersihkan area TMP Panaikang. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan, tetapi juga bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk bangsa.

 

Kabag Jarlat SPN Batua Polda Sulsel, AKBP Zakaria, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara SPN Batua dan LDII Sulawesi Selatan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh sinergi positif yang mampu menghadirkan manfaat langsung bagi lingkungan sekaligus memperkuat nilai kebangsaan.

 

“Yang kita lakukan hari ini adalah kolaborasi yang sangat positif dan bermanfaat. Selain membersihkan lingkungan, kita juga berziarah ke makam para pahlawan sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka,” ujarnya.

 

Zakaria berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda rutin setiap peringatan Hari Kemerdekaan RI. Menurutnya, peringatan kemerdekaan akan lebih bermakna jika diisi dengan aksi nyata yang memberi dampak positif bagi masyarakat.

 

Di sisi lain, Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan, H. Asdar Mattiro, mengatakan kerja bakti tersebut merupakan implementasi dari konsep 3K LDII, yakni karya, kontribusi, dan komunikasi.

 

Menurutnya, keberadaan LDII di tengah masyarakat harus diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung, bukan sekadar seremonial.

 

“Kontribusi warga LDII harus nyata. Kami ingin keberadaan LDII benar-benar dirasakan masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi bagian dari pengabdian sekaligus amal jariyah bagi kita semua,” kata Asdar.

 

Ia menambahkan, berbagai program sosial yang dijalankan LDII merupakan upaya untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

 

Asdar juga menyampaikan apresiasi kepada SPN Batua yang telah membuka ruang kerja sama dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Bahkan, sebagai tindak lanjut dari sinergi tersebut, LDII Sulsel berencana menggelar bootcamp leadership tingkat Sulawesi Selatan yang akan dikolaborasikan bersama SPN Batua.

 

“Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini. Ke depan akan ada sejumlah program bersama yang sedang kami siapkan, termasuk pelatihan leadership untuk generasi muda,” tutupnya.

 

Kegiatan kerja bakti di TMP Panaikang menjadi salah satu wujud bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diperingati melalui upacara dan seremoni, tetapi juga melalui aksi gotong royong dan kepedulian sosial yang memberi manfaat bagi lingkungan serta masyarakat luas. (*)

 
 
Zatera News