TNI dan Warga Pacu Pembangunan Jembatan Pabbundukang, Progres Tembus 71 Persen
GOWA, ZATERANEWS.COM — Pembangunan Jembatan Beton Pabbundukang di Kecamatan Bontonompo Selatan terus menunjukkan kemajuan signifikan. Kolaborasi antara prajurit TNI dan masyarakat setempat berhasil mendorong progres pekerjaan hingga mencapai 71 persen.
Pengerjaan tahap V jembatan yang melintasi Sungai Kanal Pabbundukang itu berlangsung pada Rabu (9/9/2026) dengan melibatkan personel gabungan Yonzipur, Zibang, Yon TP, Babinsa Kodim 1409/Gowa serta warga sekitar.
Keberadaan jembatan tersebut dinilai strategis karena menjadi jalur penghubung yang selama ini menopang aktivitas masyarakat antarwilayah. Karena itu, percepatan pembangunan menjadi harapan bersama agar akses transportasi warga semakin lancar dan aman.
Kemanunggalan Jadi Kekuatan Utama
Di lapangan, suasana gotong royong terlihat kuat. Prajurit TNI dan warga bekerja berdampingan menyelesaikan berbagai tahapan konstruksi yang tersisa.
Kebersamaan itu tidak hanya mempercepat pekerjaan fisik, tetapi juga memperlihatkan kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan di daerah.
Partisipasi aktif masyarakat pun menjadi faktor penting yang membuat proses pembangunan berjalan sesuai target.
Jembatan Diharapkan Segera Dimanfaatkan Warga
Komandan Kodim 1409/Gowa, Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi, mengapresiasi dedikasi seluruh personel dan masyarakat yang terlibat dalam pengerjaan jembatan tersebut.
Menurutnya, sinergi yang terbangun di lapangan menjadi modal utama untuk menuntaskan pembangunan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja sama yang luar biasa antara anggota di lapangan dengan masyarakat. Kemanunggalan TNI dan rakyat ini adalah kunci utama kelancaran pembangunan yang kita harapkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga," ujar Gilang.
Akses dan Perekonomian Jadi Taruhan
Dengan capaian pekerjaan yang telah menembus 71 persen, pembangunan Jembatan Pabbundukang kini memasuki fase yang semakin menentukan.
Warga berharap proyek tersebut segera rampung sehingga mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta membuka akses ekonomi yang lebih baik bagi kawasan sekitar Bontonompo Selatan. (*)
Related Articles