Wabup Bone: Imam Masjid Penjaga Arah Umat, Pemkab Perkuat Pembinaan dan Perlindungan Sosial

RELIGI 12 Jul 2026 21:14 3 min read 82 views By Yusnadi

Share berita ini

Wabup Bone: Imam Masjid Penjaga Arah Umat, Pemkab Perkuat Pembinaan dan Perlindungan Sosial
“Kemuliaan seorang imam masjid bukan ditentukan oleh siapa makmumnya, melainkan dari amanah besar yang diemban untuk membimbing umat menuju kebaikan,” ujar Andi Akmal.

BONE, ZATERANEWS.COM – Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, menegaskan bahwa imam masjid memiliki peran yang jauh lebih besar dari sekadar memimpin salat. Di tengah tantangan sosial dan perkembangan zaman, imam masjid dinilai menjadi garda terdepan dalam membina umat dan menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

 

Hal tersebut disampaikan Andi Akmal saat membuka Seminar Internasional Holistic Tahsinul Qira'ah dengan pendekatan Metode Tasbih yang digelar di Aula Masjid Agung Al Markaz Al-Ma'arif, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Sabtu (11/7/2026).

 

“Kemuliaan seorang imam masjid bukan ditentukan oleh siapa makmumnya, melainkan dari amanah besar yang diemban untuk membimbing umat menuju kebaikan,” ujar Andi Akmal.

 

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bone itu menekankan bahwa peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an dan kapasitas para imam menjadi kebutuhan penting dalam upaya memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat.

 

Seminar yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bone bekerja sama dengan DMI dan Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kabupaten Bone tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi para imam untuk meningkatkan kompetensi melalui pendekatan Metode Tasbih yang holistik.

 

Ketua Panitia, Rusmin Igho, mengungkapkan antusiasme peserta melampaui target yang telah ditetapkan. Dari target awal 150 peserta, jumlah yang hadir melebihi perkiraan panitia.

 

Menurutnya, tingginya minat peserta menunjukkan besarnya kebutuhan peningkatan kapasitas imam masjid dalam memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an dan memperkuat peran dakwah di tengah masyarakat.

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bone, Drs. H. Zainal Abidin, menilai pembinaan imam masjid merupakan investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

 

“Imam masjid bukan hanya memimpin salat, tetapi juga menjadi teladan, pembimbing, dan rujukan masyarakat dalam kehidupan keagamaan,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Andi Akmal juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bone untuk terus memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS, Kementerian Agama, DMI, IPIM, dan berbagai elemen masyarakat dalam memakmurkan masjid serta meningkatkan kesadaran berzakat, berinfak, dan bersedekah.

 

Tak hanya pembinaan kapasitas, Pemkab Bone juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan para imam melalui program perlindungan sosial. Pemerintah daerah telah mengalokasikan jaminan kesehatan dan jaminan ketenagakerjaan bagi imam masjid yang dibiayai melalui APBD.

 

Menurut Andi Akmal, langkah tersebut merupakan bentuk penghargaan atas peran besar imam dalam membangun karakter masyarakat dan menjaga kehidupan keagamaan yang harmonis.

 

“Dengan perlindungan tersebut, para imam diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih tenang, nyaman, dan fokus dalam membina umat. Pembangunan sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia menjadi prioritas pemerintah daerah,” tuturnya.

 

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone Dr. KM. H. Ahmad Yani, S.Ag., M.Ag., Kabag Kesra Setda Bone Drs. Nursalam, M.Pd., H. Hanafing selaku muzaki aktif BAZNAS Bone, serta narasumber seminar Prof. Dr. H. Agus Tasbih.

Zatera News