25 Pelaku Usaha di Kahu Terima Modal Zakat, Pemkab Bone Dorong Mustahik Naik Kelas

BONE 31 Jul 2026 18:21 2 min read 72 views By Yusnadi

Share berita ini

25 Pelaku Usaha di Kahu Terima Modal Zakat, Pemkab Bone Dorong Mustahik Naik Kelas
Wakil Bupati Bone menilai pengelolaan zakat yang tepat sasaran dapat menjadi salah satu solusi dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro yang selama ini terkendala modal usaha.

BONE, ZATERANEWS.COM — Pemanfaatan zakat di Kabupaten Bone mulai diarahkan tidak hanya untuk membantu kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

Langkah tersebut terlihat dalam penyaluran Bantuan Modal Usaha Produktif kepada 25 pelaku usaha kecil di Desa Sanrego, Kecamatan Kahu, Kamis (30/7/2026).

 

Bantuan yang bersumber dari dana zakat itu diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, bersama Ketua Baznas Kabupaten Bone, H. Zainal Abidin.

 

Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat penerima manfaat agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi memiliki kesempatan memperkuat usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan.

 

Wakil Bupati Bone menilai pengelolaan zakat yang tepat sasaran dapat menjadi salah satu solusi dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro yang selama ini terkendala modal usaha.

 

Menurutnya, zakat memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi umat apabila dikelola secara profesional dan diarahkan pada kegiatan produktif.

 

“Mari kita membiasakan diri menunaikan zakat. Ketika zakat disalurkan dengan baik, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat. Bantuan modal usaha seperti ini diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi para penerima untuk mengembangkan usahanya,” ujar Andi Akmal Pasluddin.

 

Ia menegaskan bahwa dana zakat seharusnya tidak hanya berfungsi sebagai bantuan konsumtif, tetapi mampu menjadi sarana pemberdayaan yang membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Di Desa Sanrego, bantuan tersebut disambut antusias oleh para penerima manfaat yang sebagian besar menggantungkan penghasilan dari usaha kecil dan perdagangan skala rumah tangga.

 

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Bone, H. Zainal Abidin, menjelaskan bahwa Bantuan Modal Usaha Produktif merupakan salah satu program unggulan Baznas yang difokuskan pada penguatan ekonomi umat.

 

Menurutnya, tambahan modal yang diberikan diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperbesar kapasitas usahanya sehingga pendapatan keluarga meningkat dan ketergantungan terhadap bantuan sosial dapat berkurang.

 

Ia juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal untuk kegiatan produktif yang mampu memberikan manfaat jangka panjang.

 

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bone dan Baznas, program zakat produktif diharapkan semakin berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

 

Selain memperkuat usaha mikro, program ini juga dipandang sebagai salah satu instrumen strategis dalam menekan angka kemiskinan, memperluas kesempatan berusaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat di Kabupaten Bone.

Zatera News