39 Mahasiswa Bone Dapat Beasiswa BAZNAS, Wabup: Jangan Ada Kuliah yang Kandas Karena Biaya

BONE 29 Jul 2026 18:18 3 min read 101 views By Yusnadi

Share berita ini

39 Mahasiswa Bone Dapat Beasiswa BAZNAS, Wabup: Jangan Ada Kuliah yang Kandas Karena Biaya
Wakil Bupati Bone menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi paling strategis untuk masa depan daerah. Karena itu, pemerintah berkomitmen memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

BONE, ZATERANEWS.COM — Di balik toga dan bangku kuliah, banyak mahasiswa menyimpan cerita perjuangan yang tak terlihat. Ada yang harus bekerja sambil kuliah, ada pula yang bertahan di tengah keterbatasan ekonomi keluarga. Untuk mereka, Beasiswa Cendekia BAZNAS Kabupaten Bone hadir bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan harapan agar cita-cita tidak berhenti di tengah jalan.

 

Sebanyak 39 mahasiswa resmi menerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Kabupaten Bone Tahun 2026 dalam kegiatan peluncuran program yang berlangsung di Aula Masjid Agung Al-Markaz Al-Ma'arif, Watampone, Rabu (29/7/2026).

 

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Bone H. Andi Akmal Pasluddin, jajaran Pemerintah Kabupaten Bone, pimpinan perguruan tinggi, Kementerian Agama, serta pengurus BAZNAS Kabupaten Bone.

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi paling strategis untuk masa depan daerah. Karena itu, pemerintah berkomitmen memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

 

“Dukungan terhadap pendidikan adalah investasi terbaik. Melalui pendidikan, kita tidak hanya mencetak generasi yang cerdas, tetapi juga memutus rantai kemiskinan yang masih dihadapi sebagian masyarakat,” ujar Andi Akmal.

 

Menurutnya, tidak boleh ada generasi muda Bone yang terpaksa menghentikan pendidikan karena alasan ekonomi. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus menghadirkan berbagai program yang membuka peluang pendidikan bagi masyarakat.

 

“Tidak boleh ada anak Bone yang berhenti sekolah hanya karena keterbatasan biaya. Pemerintah akan terus menghadirkan berbagai program untuk membuka akses pendidikan, mulai dari Sekolah Rakyat hingga dukungan bagi mereka yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi,” tegasnya.

 

Program Beasiswa Cendekia menjadi salah satu terobosan baru BAZNAS Kabupaten Bone yang mulai direalisasikan pada tahun 2026. Program ini menyasar mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang memiliki semangat tinggi untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.

 

Ketua Panitia Seleksi, Haryany, menjelaskan proses penetapan penerima dilakukan secara ketat dan berjenjang. Sebanyak 54 mahasiswa mengikuti seleksi mulai dari pemeriksaan administrasi, wawancara, hingga survei lapangan.

 

Dari jumlah tersebut, hanya 39 mahasiswa yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan dan berhak menerima bantuan pendidikan hingga semester delapan.

 

“Seleksi dilakukan secara bertahap agar bantuan benar-benar diterima oleh mahasiswa yang membutuhkan. Kami ingin memastikan program ini tepat sasaran,” jelas Haryany.

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bone, H. Zainal Abidin, mengungkapkan bahwa proses verifikasi dilakukan secara menyeluruh, termasuk mendatangi langsung rumah para calon penerima beasiswa.

 

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan zakat yang dihimpun dari para muzakki benar-benar disalurkan kepada mahasiswa yang berhak menerima manfaat.

 

“Kami menemukan banyak kisah perjuangan mahasiswa yang tetap bertahan kuliah meski hidup dalam keterbatasan. Itulah yang semakin menguatkan komitmen kami menghadirkan program ini,” ungkapnya.

 

Pada tahap awal, penerima beasiswa berasal dari mahasiswa IAIN Bone dan UNM Kampus VI Bone yang telah menjalin kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bone. Program ini diharapkan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak perguruan tinggi di masa mendatang.

 

Suasana penuh haru mewarnai kegiatan tersebut saat salah satu penerima beasiswa, Tasya Nufarah Dilla, menyampaikan rasa syukurnya. Ia mengaku bantuan yang diterimanya bukan hanya membantu meringankan biaya kuliah, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan menyelesaikan pendidikan.

 

“Beasiswa ini bukan hanya bantuan biaya pendidikan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi kami untuk terus belajar, berjuang, dan meraih cita-cita,” ujarnya.

 

Program ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat menjadi jalan lahirnya generasi terdidik yang kelak berkontribusi membangun Bone di masa depan.

Zatera News