Pangdam Hasanuddin: TNI Harus Hadir di Tengah Kesulitan Rakyat, Bupati Bone Ikut Latihan Perisai Petir-26

BONE 20 Aug 2026 17:03 2 min read 53 views By Yusnadi

Share berita ini

Pangdam Hasanuddin: TNI Harus Hadir di Tengah Kesulitan Rakyat, Bupati Bone Ikut Latihan Perisai Petir-26
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko membuka Latihan Posko I dan Latihan Lapang Penanggulangan Bencana Alam Korem 141/Toddopuli Tahun 2026 “Perisai Petir-26” di Makorem 141/Toddopuli, Kabupaten Bone, Rabu (19/8/2026).

BONE, ZATERANEWS.COM – Pesan kuat disampaikan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko saat membuka Latihan Posko I dan Latihan Lapang Penanggulangan Bencana Alam Korem 141/Toddopuli Tahun 2026 “Perisai Petir-26” di Makorem 141/Toddopuli, Kabupaten Bone, Rabu (19/8/2026).

 

Di hadapan peserta latihan dan unsur Forkopimda, Pangdam menegaskan bahwa TNI tidak hanya hadir saat terjadi bencana, tetapi juga harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.

 

“Rakyat di ujung-ujung kampung sana, di ujung-ujung desa sana masih banyak yang kesulitan dan masih banyak yang membutuhkan kehadiran TNI untuk membantu kesulitannya,” tegas Mayjen TNI Bangun Nawoko.

 

Pernyataan itu disampaikan dalam rangkaian latihan “Perisai Petir-26” yang dirancang untuk menguji kesiapan operasional Korem 141/Toddopuli beserta satuan jajaran dalam menghadapi bencana alam, khususnya skenario gempa bumi yang berpotensi menimbulkan dampak luas terhadap masyarakat dan infrastruktur.

 

Menurut Pangdam, latihan tersebut bukan sekadar simulasi, melainkan sarana untuk mengukur kemampuan komando, koordinasi, dan pengambilan keputusan dalam operasi penanggulangan bencana.

 

“Latihan ini bertujuan menguji kesiapan operasional Korem 141 beserta jajarannya dalam melaksanakan operasi perbantuan penanggulangan bencana alam di wilayahnya,” ujarnya.

 

Ia menekankan pentingnya latihan yang mendekati kondisi nyata agar seluruh unsur mampu merespons situasi darurat secara cepat, tepat, dan terukur.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, Danrem 141/Toddopuli Kolonel Inf Robinson Tallupadang, Dandim 1407/Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, Kapolres Bone AKBP Astoto Budi Rahmantyo, serta Kasatpol PP Bone Andi Baharuddin.

 

Bupati Bone menyambut positif pelaksanaan latihan tersebut. Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak bisa dilakukan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

 

“Kolaborasi antarlembaga diharapkan semakin solid sehingga penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, terukur, dan mengutamakan keselamatan masyarakat,” kata Andi Asman Sulaiman.

 

Ia menilai latihan seperti Perisai Petir-26 menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh unsur memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing ketika menghadapi situasi darurat.

 

Melalui latihan ini, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait diharapkan semakin kuat sehingga respons terhadap bencana dapat dilakukan lebih cepat dan terpadu.

 

Bagi Pangdam, tujuan akhir dari seluruh latihan tersebut bukan hanya kesiapan personel dan prosedur, tetapi memastikan negara benar-benar hadir saat masyarakat membutuhkan bantuan.

 

“Jadikan wahana latihan ini untuk meneguhkan tekad kita bahwa kita akan selalu hadir dalam rangka membantu kesulitan rakyat di sekeliling kita,” pungkasnya. (*)

Zatera News