Rp126,3 Miliar Digelontorkan untuk Jalan, Pemkab Bone Fokus Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok

BONE 18 Jul 2026 22:57 3 min read 76 views By Yusnadi

Share berita ini

Rp126,3 Miliar Digelontorkan untuk Jalan, Pemkab Bone Fokus Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok
Anggaran itu terdiri dari Rp32,3 miliar untuk pembangunan jalan baru, Rp88,8 miliar untuk rehabilitasi jalan sepanjang 24,67 kilometer, serta Rp5,15 miliar untuk pemeliharaan berkala sejumlah ruas strategis.

BONE, ZATERANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Bone mengalokasikan anggaran sebesar Rp126,3 miliar untuk pembangunan, rehabilitasi, dan pemeliharaan jalan pada tahun anggaran 2026. Besarnya investasi infrastruktur tersebut menunjukkan bahwa perbaikan akses jalan masih menjadi kebutuhan paling mendesak yang dirasakan masyarakat di berbagai wilayah.

 

Anggaran itu terdiri dari Rp32,3 miliar untuk pembangunan jalan baru, Rp88,8 miliar untuk rehabilitasi jalan sepanjang 24,67 kilometer, serta Rp5,15 miliar untuk pemeliharaan berkala sejumlah ruas strategis.

 

Kepala Bidang Bina Marga Dinas BMCKTR Kabupaten Bone, Jumran, mengatakan seluruh paket rehabilitasi jalan telah memasuki tahap kontrak dan akan dikerjakan secara bertahap.

 

“Rehabilitasi jalan memang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah tahun ini. Seluruh paket sudah berkontrak dan akan dikerjakan secara bertahap,” ujarnya.

 

Dari delapan paket rehabilitasi yang disiapkan, Paket Rehabilitasi Jalan 02 menjadi yang terbesar dengan nilai kontrak sekitar Rp24,4 miliar. Paket tersebut mencakup penanganan ruas Taccipi–Tokaseng, Lapuse–Lamurukung, Waetuwo–Lamurukung, hingga Lebbae–Benteng Tellue.

 

Sementara Paket 03 senilai Rp22,1 miliar menyasar sejumlah ruas yang menjadi jalur penghubung aktivitas masyarakat dan distribusi hasil produksi, seperti Ballangnge–Masago, Galung–Kajuara, Palattae–Pammusureng, hingga Padaelo–Lappabosse–Kalero.

 

Menurut Jumran, pembangunan infrastruktur jalan bukan hanya soal memperbaiki kondisi fisik ruas jalan, tetapi juga memperkuat denyut ekonomi masyarakat.

 

“Jalan yang baik akan mendukung mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian maupun perdagangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai kecamatan,” katanya.

 

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, mengakui bahwa persoalan infrastruktur jalan hampir selalu menjadi aspirasi utama masyarakat dalam setiap kunjungan kerja pemerintah daerah.

 

"Ketika kami turun ke bawah, hal pertama yang diminta masyarakat adalah perbaikan jalan," ungkapnya.

 

Karena itu, pemerintah daerah melakukan penanganan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, volume lalu lintas, serta dampak manfaat yang akan dirasakan masyarakat.

 

Selain rehabilitasi, Pemkab Bone juga membangun enam ruas jalan baru sepanjang sekitar 7,5 kilometer. Ruas tersebut meliputi Jalan Desa Bulu Tanah, Jalan Desa Mappesangka, Jalins–Kajuara, Ureng–Lonrong, Pammusureng–Bana, dan Pammusureng–Mattirowalie.

 

Di sisi lain, pemeliharaan berkala juga dilakukan pada sejumlah ruas penting seperti Jalan Bangka, Jalan Kolonel Polisi Andi Dadi, Jalan Serigala, serta ruas Lacokkong–Coppomeru guna menjaga kualitas jalan tetap mantap dan memperpanjang usia layanan infrastruktur.

 

Besarnya alokasi anggaran tersebut menunjukkan bahwa pembangunan jalan masih menjadi instrumen utama Pemkab Bone dalam membuka akses ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, sekaligus mengurangi kesenjangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pelosok desa.

Zatera News