Sekolah Rakyat Bone Dikebut Jelang Beroperasi, Wabup Pastikan Siswa Belajar dengan Aman dan Nyaman

BONE 20 Jul 2026 18:10 2 min read 109 views By Yusnadi

Share berita ini

Sekolah Rakyat Bone Dikebut Jelang Beroperasi, Wabup Pastikan Siswa Belajar dengan Aman dan Nyaman
Menurut Andi Akmal Pasluddin, kehadiran Sekolah Rakyat harus dibarengi dengan kualitas layanan pendidikan yang memadai. Karena itu, setiap tahapan pembangunan wajib memperhatikan standar kesehatan, keamanan, dan kenyamanan peserta didik.

BONE, ZATERANEWS.COM --- Menjelang dimulainya aktivitas belajar mengajar, Pemerintah Kabupaten Bone memperketat pengawasan pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur. Fokusnya bukan hanya pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi memastikan seluruh fasilitas benar-benar siap digunakan oleh siswa.

 

Komitmen itu terlihat saat Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi (monev) tahap II pembangunan Sekolah Rakyat, Senin (20/7/2026).

 

Dalam kunjungannya, Wabup yang akrab disapa AAP tersebut juga meninjau kesiapan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi calon peserta didik yang akan menjadi angkatan pertama Sekolah Rakyat Kabupaten Bone.

 

Sejumlah fasilitas pendukung pembelajaran diperiksa secara langsung. Wabup turut berdialog dengan perangkat daerah terkait guna memastikan tidak ada kendala yang berpotensi menghambat operasional sekolah saat menerima siswa.

 

Menurut Andi Akmal Pasluddin, kehadiran Sekolah Rakyat harus dibarengi dengan kualitas layanan pendidikan yang memadai. Karena itu, setiap tahapan pembangunan wajib memperhatikan standar kesehatan, keamanan, dan kenyamanan peserta didik.

 

“Yang menjadi prioritas kita adalah memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar kesehatan, keamanan, dan kenyamanan. Anak-anak yang akan belajar di Sekolah Rakyat harus memperoleh lingkungan pendidikan yang layak sehingga mereka dapat mengikuti proses belajar dengan tenang dan optimal,” tegasnya.

 

Selain pembangunan fisik, kesiapan pelaksanaan MPLS juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Tahapan tersebut dinilai penting sebagai proses adaptasi siswa terhadap lingkungan sekolah, guru, serta tata tertib yang akan diterapkan nantinya.

 

AAP meminta seluruh perangkat daerah yang terlibat mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan yang masih ditemukan di lapangan melalui koordinasi lintas sektor.

 

“Setiap kendala yang masih ada harus segera kita selesaikan melalui koordinasi lintas sektor. Setelah itu, kita dapat mengomunikasikan secara terbuka kepada orang tua siswa bahwa seluruh persiapan telah dilakukan dengan baik demi keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran proses belajar anak-anak mereka,” ujarnya.

 

Monitoring ini turut dihadiri perwakilan Kementerian Sosial, sejumlah pimpinan OPD terkait, Camat Tanete Riattang Timur, serta unsur pendukung lainnya.

 

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Bone memastikan Sekolah Rakyat tidak hanya siap dibuka, tetapi juga mampu menghadirkan ruang belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi siswa sejak hari pertama beroperasi.

Zatera News